Kembali
Isyarat Kebencanaan Dari Sebuah Genta
Download

Isyarat Kebencanaan Dari Sebuah Genta

Ririh Rahajeng

Tentang Publikasi

Menurut Pasal 1 ayat 6 Peraturan PemerintahNomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencanamitigasi diartikan sebagai serangkaian upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana, baik lewat pembangunan fisik ataupun penyadaran serta peningkatan kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana. (Kompas, 26 April 2021).

Masyarakat jawa kuno dahulu diperkirakan sudah mengenal mitigasi bencana dengan sangat baik, hal itu diketahui dari hasil penggalian dalam penelitian dibeberapa situs yang tidak ditemukannya kerangka manusia maupun kerangka binatang ternak yang menjadi korban. Salah satu alat mitigasi bencana pada saat itu diperkirakan dengan menggunakan alat-alat yang bias mengeluarkan bunyi-bunyian seperti genta (lonceng), kentongan maupun alat musik (gamelan, kenong, kempul, dll) yang pada perkembangannya di masa sekarang dengan menggunakan sirene.

Sebuah genta berbahan perunggu yang saat ini disimpan di Museum Negeri Sonobudoyo diperkirakan mempunyai fungsi yang sama dengan hal diatas, yaitu selain sebagai penanda upacara keagamaan juga sebagai penanda adanya bencana pada saat itu (gempa bumi, angin topan, gunung meletus, dll).

Kata Kunci: genta, jawa kuno, mitigasi bencana.