Zodiak-beker:
Wadah terbuat dari perunggu dengan teknik cetak. Memiliki ukuran diameter tepian 11,3 - 12 cm, tinggi 10,5 cm, diameter dasar 9 - 10 cm.
Zodiak beker merupakan wadah yang berkaitan dengan konsep religi. Hal ini ditujukan dengan adanya motif hias antropomorfik berupa relief yang merupakan lambang-lambang rasi bintang ( Zodiak ) yang berbeda dengan lambang rasi bintang saat ini. Zodiak beker ini diperkirakan berasal dari periode kleaik abad VIII - X Masehi.
Basi :
Basi terbuat dari bahan perunggu dengan menggunakan teknik tempa, berukuran diameter tepian 27 cm, tinggi badan 6,5 cm, diameter dasar 22,3 cm. Basi ini tidak ber motif ( polos ) , bentuk dasar rata tanpa kaki. Basi ini diperkirakan berasal pada masa klasik abadVIII - IX masehi.
Bakul :
Bakul tempat nasi ini termasuk koleksi etnografi dari Museum sonobudoyo, merupakan wadah terbuka yang dibuat dari anyaman bambu, bagian dasar memiliki kaki berbentuk persegi., motif hias tidak dijumpai pada bagian badan, jenis wadah ini hampir tersebar diseluruh wilayah Indonesia.
Keranjang :
Wadah berupa keranjang merupakan jenis wadah yang banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia, dengan peggunaan yang dapat bermacam-macam, terbuat dari bahan bambu, diayam dan tidak dijumpai adanya motif hais didalamnya.