Mangkuk, Terbuat dari bahan perunggu dengan menggunakan teknik cetak, berukuran diameter tepian 20 - 22 cm, tinggi dari dasar hingga tepian 10 - 11 cm, diameter bibir 10 - 11cm. Terdapat motif hias untaian bulatan mutiara yang terdapat pada sekeliling bagian ujung tepian. Diperkirakan dari ciri-ciri fisik yang terdapat pada mangkuk tersebut merupakan peninggalan pada masa klasik periode abad VII - IX Masehi
Cawan, terbuat dari bahan perunggu dengan teknik cetak, berukuran diameter tepian 9,3 cm, tinggi diukur dari kaki 7,6 cm dan diameter bagian kaki 4,5 cm, dilihat dari bentuk fisik benda tersebut berasal dari masa klasik periode abad VII - IX Masehi.
.
Cawan Kecil, dibuat dari bahan perunggu, dengan teknik cetak, berukuran diameter tepian 3 - 7,2 cm, tinggi dari kaki 4 - 6 cm dan diameter bagian kaki 3,3 - 5,8 cm. Terdapat motif hias berupa pola-pola geometris seperti bentuk tumpal disekeliling badan dan kaki cawan. Diperkirakan benda tersebut berasal pada periode masa klasik abad VII - IX Masehi.
Basi Berkaki, Bentuk wadah terbuka yang mirip piring namun memiliki kaki. Terbuat dari bahan perunggu dengan teknik cetak. Memiliki ukuran diameter tepian 20 cm, tinggi diukur dari kaki 9,5 cm dan diameter dasar 13,2 cm. Motif hias yang terdapat pada basi tersebut berupa flora yang dibuat dengan teknik cukil. Dilihat dari fisik benda tersebut berasal pada masa klasik periiode abad VII - IX Masehi
( Bersambung .... )