Publication

The following are publications that have been carried out / related to the Sonobudoyo Museum up to the year 2023.

FILOSOFI RUMAH TRADISIONAL JAWA STUDI MAKET: MAKET RUMAH DI MUSEUM SONOBUDOYO

Lely Ajeng Susilawati

2022

Download

FILOSOFI RUMAH TRADISIONAL JAWA STUDI MAKET: MAKET RUMAH DI MUSEUM SONOBUDOYO

Lely Ajeng Susilawati

Arsitektur tradisional merupakan salah satu bentuk tinggalan warisan budaya yang berbetuk bangunan seperti rumah. Pada pandangan seni, arsitektur Jawa memiliki nilai seni estetika tersendiri yang merepresentasikan simbolisasi dari realitas kehidupn melalui sebuah bangunan. Di Museum Sonobudoyo terdapat satu serat khusus yang menjelaskan perhitungan tentang penerapan ukuran dalam pembuatan rumah dan nama bentuk rumah, serta kerangka kayu yang digunakan sebagai pedoman arsitektur tradisional Jawa. Dalam kajian arsitektur yang didasarkan pengetahuan dari Serat Kawruh Kambeng, terdapat beberapa jenisjenis rumah arsitektur tradisional Jawa. Dalam Serat Kawruh Kambeng bangunan Hastana ini adalah bangunan makam atau cungkup makam yang biasanya berbentuk tajug. Berdasarkan hal diatas, dapat diketahui bahwa dalam arsitektur tradisional Jawa memiliki konsep, orientasi, konfigurasi ruang yang melekat erat dan saling berkesinambungan. Melihat tatanan rumah atau bangunan arsitektur tradisional Jawa dalam Serat Kawruh Kambeng, mengartikan bahwa tatanan rumah memiliki maksud dan makna tersendiri. Kata Kunci : Filosofi, Tradisional, Jawa

Furthermore

KEBUDAYAAN ISLAM: SENI DAN BUDAYA KALIGRAFI NUSANTARA

Nujum Masrifatul Jannah

2022

Download

KEBUDAYAAN ISLAM: SENI DAN BUDAYA KALIGRAFI NUSANTARA

Nujum Masrifatul Jannah

Kesenian Islam tidak akan terbentuk dengan sendirinya tanpa mendapat pengaruh kesenian dari luar Islam, sehingga berpengaruh terhadap budaya masyarakatnya. Dalam hal ini tidak terlepas dari pengaruh akulturasi terhadap perkembangan budaya Islam. Salah satu wujud hasil kesenian Islam yakni dalam bidang seni rupa, berupa seni tulis kaligrafi. Kebudayaan Islam merupakan akar pengembangan kebudayaan Arab yang memiliki ciri ke Islaman dan membentuk corak dan gaya kesenian Islam sesuai dengan perspektif kesadaran Islam Ayat- ayat suci Al-Qur’an merupakan sumber inspirasi serta pengungkapan cita rasa bagi penciptaan seni tulis kaligrafi. Hubungan kerja sama bangsa Arab dengan Indonesia di bidang perdagangan sehingga menciptakan kreasi baru dalam seni kaligrafi Islam yang diwujudkan dalam bentuk seni lukis kaligrafi. Hal ini berdampak pula di Indonesia, sehingga perkembangan seni tulis kaligrafi Arab diwujudkan dalam bentuk seni lukis kaligrafi oleh para seniman di Indonesia. Terkit hal itu, adapun metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tahapan survei literatur dan analisa data terkait kesenian islam di Indonesia. Kata Kunci : Kebudayaan, Seni, Kaligrafi

Furthermore

Meminimalisir Kepunahan dengan Digitalisasi Budaya

Kaylana Timurkara

2022

Download

Meminimalisir Kepunahan dengan Digitalisasi Budaya

Kaylana Timurkara

Budaya dan digitalisasi memiliki keterkaitan, namun sering dianggap sebagai sesuatu yang terpisah. Apalagi dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di dunia saat ini. Keragaman budaya Indonesia harus terus dipromosikan ke penjuru dunia dengan. digitalisasi yang dapat menjadi medium yang mampu meminimalisasi potensi hilangnya kelestarian akan budaya Indonesia. Digitalisasi yang dilakukan dengan membuat konten positif berupa audio-visual yang dapat mengangkat budaya Indonesia. Kata kunci : budaya, digitalisasi, konten

Furthermore

PENDIDIKAN SPIRITUALITAS (AGAMA) SUKU KALANG

Jefri Eko Cahyono, S.I.Kom

2022

Download

PENDIDIKAN SPIRITUALITAS (AGAMA) SUKU KALANG

Jefri Eko Cahyono, S.I.Kom

Eksistensi suatu kebudayaan diperoleh melalui proses pendidikan. Setiap komunitas kebudayaan yang memiliki lembaga-lembaga pendidikan sebagai salah satu unsur dalam komunitas kebudayaan dalam upaya untuk mempertahankan komunitas tersebut. Akan tetapi proses transmisi kebudayaan tidak terjadi secara otomatis, namun selalu mengalami transformasi. Transformasi kebudayaan bukan semata bersifat reproduksi, namun juga berupa perubahan.9 Pengaruh budaya dapat dipilah ke dalam dua aspek hubungan keluarga: perkembangan individu serta tujuan kolektif. Aspek perkembangan individu melibatkan suatu budaya tertentu dan perannya dalam sosialisasi keluarga, namun kondisi ini rumit untuk dipahami karena budaya secara tetap ditransformasikan ketika individu menegosiasikan makna interaksi sosial. Dalam konteks ini individu sangat dipengaruhi oleh latar belakang pendidikannya. Sekolah menurut Basil Bernstein memiliki ritual yang berkait dengan tatanan consensual ritual dan differentiating ritual. Kata Kunci : Pendidikan, Agama, Suku Kalang

Furthermore

SIKAP BAHASA ANAK MUDA KOTA YOGYAKARTA TERHADAP BAHASA JAWA

Dindadari Arum Jati

2022

Download

SIKAP BAHASA ANAK MUDA KOTA YOGYAKARTA TERHADAP BAHASA JAWA

Dindadari Arum Jati

Bahasa daerah yang kian kurang diminati oleh anak muda rupanya kurang menjadi sorotan banyak pihak. Hal tersebut mengakibatkan banyak Bahasa daerah yang mulai punah karena ditinggalkan oleh penggunanya, terlebih anak mudanya. Hal ini sudah terjadi pada Bahasa lampung yang sudah hamper punah karena penuturnya yang cenderung lebih bangga menggunakan Bahasa Indonesia atau bahkan asing. Ditengah krisis Bahasa daerah yang sedang melanda Indonesia, ada hal menarik muncul di kota Yogyakarta yang ternyata menunjukkan hal yang berbeda terkait penggunaan bahasa daerahnya. Banyak masyarakat Yogyakarta yang masih menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi secara horizontal terhadap sesamanya atau secara vertikal pada sanak saudaranya disamping penggunaan bahasa Indonesia pada situasi formal tertentu, seperti pada institusi pendidikan dan perkantoran. Uniknya, fenomena ini tidak hanya dilakukan oleh warga Yogyakarta yang sudah tua saja, namun juga pada generasi muda. Dari hasil pengamatan dan analisis, sikap positif terhadap bahasa Jawa banyak dilakukan oleh anak mudanya dan sebagian besar ditunjukkan oleh laki-laki dengan mayoritas motif sikap adalah kognitif dan konatif. Kata Kunci : Bahasa Daerah, Sikap Bahasa, Yogyakarta

Furthermore

Tradisi Memaknai Hidup Melalui Proses Upacara Tradisi Daur Hidup Manusia

Jefri Eko Cahyono, S.I.Kom

2022

Download

Tradisi Memaknai Hidup Melalui Proses Upacara Tradisi Daur Hidup Manusia

Jefri Eko Cahyono, S.I.Kom

Dalam upacara tradisi banyak mengandung muatan simbolik yang mencerminkan norma serta nilai budaya yang berlaku ditengah masyarakat.Kegiatan upacara adat daur hidup ini telah dilaksanakan sejak adanya tanda-tanda kehamilan sampai manusia meninggal dalam jangka waktu tertentu. Kegiatan tradisi daur hidup manusia ini berlangsung sejak kehamilan sampai kematian yang terbagi dalam berberapa lini waktu, yakni, kehamilan, kelahiran, kanak-kanak, remaja, perkawinan serta kematian. Secara esensial, pelaksanaan upacara tradisi daur hidup manusia tersebut di masyarakat zaman dahulu hingga saat ini tidak banyak perbedaan.Pada masa kehamilan itu, dalam kehidupan masyarakat Jawa umumnya akan diperingati dan diperhatikan dari awal bulan kelahiran sampai dengan menjelang kelahiran.Selain melakukan upacara wilujengan, pada masa kehamilan tersebut dalam budaya Jawa masih berkembang adanya kepercayaan-kepercayaan yang seolah diluar perhitungan nalar ataupun logika. Dalam kehidupan masyarakat Jawa dalam menyongsong kelahiran bayi, juga menyelenggarakan berbagai bentuk upacara tradisi, seperti brokohan, mendhem ari-ari, sepasaran, puputan, selapanan, dan wetonan. Dalam tradisi masyarakat Jawa, masa kanak-kanak merupakan masa yang harus diperhatikan dengan tujuan memohon keselamatan bagi si anak yang mengalami berbagai pertumbuhan dan perkembangan. Setelah masa kelahiran, tradisi masyarakat Jawa yang dilaksanakan pada masa kanak- kanak, yaitu tedhak siten, gaulan, sapihan, tarapan, tetesan panguran maupun supitan. Pada masa dewasa, tradsi yang berkembang di masyarakat Jawa yakni, khitanan (sunat) dan tarapan.Tradisi masyarakat Jawa juga masih sangat dekat dengan adat kematian.Dalam upacara kematian masyarakat Jawa pada umumnya akan melakukan kegiatan telunan, pitung dino, patang puluhan, satusan, pendak 1, pendak 2, dan sewunan. Kata Kunci : Daur Hidup, Tradisi, Jawa

Furthermore