alt text

Mocopatan

Dalam rangka mereaktualisasi naskah-naskah klasik, Museum Sonobudoyo  mengadakan Gelar Baca Naskah Macapat. Diharapkan dengan adanya pembacaan naskah macapat tersebut bisa membangkitkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Macapat.

Pengunjung bisa mendengar lantunan syair macapat, dan dapat menghayati kembali nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Diiringi dengan gamelan semakin menambah aura pembacaan tembang macapat.

Macapat merupakan tembang atau syair berbahasa jawa yang sudah jarang digunakan dalam bahasa sehari-hari. Meskipun bahasa yang digunakan sudah jarang digunakan, tetapi masih sering digunakan dalam berbagai acara, seperti acara pernikahan.

 

Macapat merupakan syair yang paling sering dilantunkan dan seperti menjadi standart tersendiri dalam khasanah puisi berbahasa jawa. Sehingga bagi orang-orang yang cukup umur akan sangat paham dengan bahasa tersebut. Sampai ke larik per lariknya bisa sampai hafal.

 

Macapat dalam beberapa literatur dikatakan "mocone peng papat-papat", sebuah puisi klasik yang terdiri atas empat rima dalam setiap barisnya.

Macapat ini merupakan puisi yang padat dan menyeluruh karena mulai dari hidup sampai mati. mulai dari hidup sampai mati. 14 judul.

Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lainj :

  • Jumlah kata dalam 1 baris

  • Jumlah baris dalam 1 bait

  • Persajakan (rima)

  • Banyak suku kata tiap baris

  • Irama

Ciri puisi lama:

  • Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.

  • Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.

  • Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.

ada iringan gending. dan terbuka untuk umum. gratis. silahkan ikuti.