Acara 'Seluk Beluk Profesi Kurator' di Museum Sonobudoyo

Hari Jumat 16 Maret 2018 diselenggarakan acara Diskusi Kuratorial dengan tema "Seluk Beluk Profesi Kurator" di Museum Sonobudoyo. Diskusi ini juga dihadiri oleh berbagai Kepala Museum yang ada di Yogyakarta beserta para komunitas pecinta museum. Diskusi sendiri diisi oleh bapak Greg Sri Wuryanto (dosen Universitas Kristen Duta Wacana dan ketua tim kurator pameran "Pengilon" Museum Sonobudoyo tahun 2017) dan bapak Ery Sustiyadi (Kepala Seksi Koleksi, Konservasi, dan Dokumentasi Museum Sonobudoyo).

Kurator menjadi garda terdepan dalam hal penyampaian makna mengenai benda koleksi museum kepada masyarakat. Benda koleksi yang notabene merupakan benda bisu kemudian diolah menjadi sebuah benda yang seakan hidup dan sarat akan makna, pesan, serta cerita. Lewat tangan kurator jugalah sebuah persepsi setiap individu mengenai benda koleksi juga terlahir. Seorang kurator tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan tentang sejarah dari benda koleksi saja, namun juga harus memiliki 'jiwa', yang mana hal ini kelak juga akan menentukan serta memacu antusiasme masyarakat terhadap museum.

Penempatan benda koleksi di museum juga mempengaruhi suatu cerita atau narasi yang akan disampaikan, oleh karena itu juga harus diperhitungkan dan diperhatikan dengan baik oleh seorang kurator.

Dewasa ini, banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh museum-museum yang ada di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, terutama dalam hal penyajian informasi yang interaktif tentang koleksi museum tersebut kepada masyarakat. Begitu pula dengan kurator, yang mana mereka juga harus mencoba menggali isu-isu hangat yang berkembang pada masa sekarang ini guna diangkat sebagai tema dalam sebuah pameran museum. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan yakni untuk menarik perhatian masyarakat.